Gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Yogyakarta dibangun pada masa kolonial Belanda. Dulu bangunan hal yang demikian adalah sekolah AMS A (Algemene Middelbare School A). AMS adalah sekolah yang memiliki jenjang lebih tinggi dari MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs). AMS memberikan kans kepada pemuda-pemudi untuk melanjutkan pengajarannya.

Pada zaman Jepang, AMS disebut Sekolah Menengah Tinggi dan sejak kemerdekaan disebut Sekolah Menengah Atas. AMS adalah jenjang yang patut dilalui pelajar yang akan melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi. AMS dibagi menjadi dua adalah AMS A yang mempelajari Ilmu Pengetahuan Kebudayaan dan AMS B yang mempelajari Ilmu Pengetahuan Kealaman.

SMP Negeri 1 Yogyakarta didirikan pada masa pemerintahan Jepang, tepatnya 11 September 1942. Semula SMP ini menempati Gedung bekas Neutraale MULO (sekarang SMPN 8 Yogyakarta). Baru pada tahun 1943, SMP Negeri 1 Yogyakarta menempati gedung bekas AMS A sampai sekarang.

Sesudah Proklamasi kemerdekaan, aktivitas belajar mendidik masih konsisten berlangsung, sedangkan konsisten diberi pengaruh keadaan pada masa itu. Namun aktivitas belajar mendidik sempat terhenti saat Agresi Militer Belanda II. Sekolah mahjong baru dibuka kembali sesudah Belanda meninggalkan Yogyakarta.

Bangunan SMP Negeri 1 Yogyakarta terdiri atas bangunan induk, bangunan sisi selatan, dan bangunan sisi utara yang digunakan untuk sarana olahraga dan kesenian. Bangunan induk memanjang utara-selatan dengan kanopi menghadap ke timur. Pada saat ini, komponen tengah dan sisi selatan telah ditambah dengan gedung baru untuk ruang kelas dan kantor administrasi.

Gedung SMP Negeri 1 Yogyakarta diatur sebagai Cagar Adat dengan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia No. PM.07/PW.007/MKP/2010 tanggal 8 Januari 2010. SMP Negeri 1 Yogyakarta terletak di Jalan Cik Di Tiro No. 29, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta.

By admin7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *